Tentu kita sudah tahu bahwa di banyak negara, sampah rumah tangga dilarang dibakar oleh warga. Sampah tersebut harus diolah oleh instansi terkait. Mengapa ada kebijakan semacam itu? Jawabannya adalah adanya kelompok senyawa yang beracun yang dihasilkan dari pembakaran sampah, yaitu dioksin.
Pembakaran Sampah
Dioksin merupakan sebutan untuk kelompok senyawa dioksin dan furan yang mengandung klorin. Senyawa-senyawa tersebut sangat beracun. Penyakit utama yang disebabkan oleh dioksin antara lain kanker, berkurangnya imunitas, kelainan sistem saraf, keguguran dan perubahan bentuk tubuh bayi.
Daya racun dioksin setingkat dibawah senyawa radioaktif. Dioksin dapat mengganggu kerja hormon dan menyebabkan fungsi sel berubah. Dosis keracunan pada kisaran ppt (part per trillion). Dioksin termasuk senyawa hidrofob, sehingga banyak ditemukan pada makanan berminyak.
Sumber terbesar dioksin berasal dari pembakaran sampah yang tidak terkendali, terutama senyawa yang mengandung klorin, seperti pemutihan bubur kertas dengan klorin, pembuatan PVC, insektisida, dan sebagainya. Senyawa dioksin yang paling beracun yaitu TCDD (2,3,7,8-tetraklorodibenzo-p-dioksin).
Dioksin sangat stabil dalam lingkungan. Karena sifatnya yang hidrofob, dioksin dalam tubuh umum ditemui di daerah lemak. Atas dasar inilah sehingga pembakaran sampah oleh warga dilarang di banyak negara.
2,3,7,8-tetraklorodibenzo-p-dioksin
TCDD


Tidak ada komentar:
Posting Komentar